Surabaya | Surya Online - Forum Budaya Buruh Migran Indonesia (FBBMI) bekerja sama dengan Dewan Kesenian Ponorogo (DKP) dan Disnaker Ponorogo menggelar kegiatan pembacaan cerita pendek (Cerpen) karya buruh migran Indonesia di Hongkong.
Bonari Nabonenar, salah seorang penggerak sastra buruh migran, menjelaskan, kegiatan yang digelar 15 Januari 2008 di Kantor Disnaker Ponorogo itu juga diramaikan dengan bedah buku karya buruh migran Indonesia.
"Cerpen-cerpen yang dibacakan adalah karya Mei Suwartini, mantan buruh migran dan Tanti yang sekarang masih bekerja di Hongkong. Keduanya berasal dari Ponorogo. Buku kumpulan cerpen yang dibedah adalah karya Tanti berjudul Surat Buat Kang Narto," katanya di Surabaya, Rabu (9/1).
Bedah buku akan menampilkan pembicara Sutedjo MHum, penulis yang juga kandidat doktor sastra di Unesa dengan dipandu Wahidin Ronowijoyo (Ketua DKP). Pada kesempatan itu, Tanti juga akan "hadir" lewat suaranya yang direkam disertai pembacaan salah satu cerpennya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan pameran ratusan foto bertema, "Hongkong dan TKI Kita". Foto-foto tersebut merupakan karya dari para buruh migran Hongkong yang mengabadikan berbagai peristiwa dan lokasi di tempatnya bekerja.
FBBMI sendiri menurut Bonari, didirikan oleh sejumlah buruh migran Indonesia yang bekerja di Hongkong pada 17 Oktober 2007 lalu di Trenggalek, Jatim bersamaan dengan kegiatan dengan diskusi bertema, "Orang Kampung dan Globalisasi".
Menurut dia, FBBMI menjadi wadah untuk memfasilitasi para buruh yang mengambil cuti dan hendak menggelar pentas seni atau kegiatan budaya lainnya di Indonesia. Forum itu, juga akan menjadi wadah konsultasi buruh migran yang hendak menerbitkan buku.
"Kebetulan Wina Karnie juga menjadi Ketua Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Hongkong, yang merupakan organisasi para penulis," kata Ketua Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya (PPSJS) itu.
Menurut dia, forum itu dibentuk karena selama ini lembaga pembelaan atau advokasi kaum buruh migram sudah banyak berdiri, sedangkan untuk menjembatani kegiatan budaya bagi mereka belum pernah ada, khususnya ketika mereka berada di Tanah Air. ant
Selamat pak Bonari, oh ya sekitar bulan Juli Agustus ada nggak kegiatan begini, kita sekeluarga akan cuti ke tanah air dan kalau ada Insya alloh akan nengok2.
Selamat pak Bonari, oh ya sekitar bulan Juli Agustus ada nggak kegiatan begini, kita sekeluarga akan cuti ke tanah air dan kalau ada Insya alloh akan nengok2.
semoga pas ada acara. sekarang baru mikir yang jarak dekat, terutama seputar persiapan penerbitan 16 buku cerpen bmi-hk. suwun. silakan pula mampir di http://bonarine.blogspot.com
maaf pak bon, gak bisa ol. lagi sibuk ngurusi warnet. 2 komputerku dah ancur kena virus batam hacker. dan gak tau berapa lagi yang mau diancurin nih. moga aja acaranya sukses
maaf pak bon, gak bisa ol. lagi sibuk ngurusi warnet. 2 komputerku dah ancur kena virus batam hacker. dan gak tau berapa lagi yang mau diancurin nih. moga aja acaranya sukses